Senin, 27 Juli 2015

Hitam dan Putih


Begitu beratnya beban hidup yang dipikul oleh setiap individu manusia, terkadang tak hiraukan benar atau salah untuk tetap bertahan hidup dalam rimba kemewahan dunia yang fana ini. Mereka yang hitam tertawa dalam kucuran kemewahan yang semu yang akan memberatkan mereka dalam kehidupan abadi, sedangkan mereka yang putih selalu berusaha tersenyum dalam himpitan kepalsuan dunia demi kemewahan dalam kehidupan abadi kelak.
Kini hitampun bagaikan putih yang terlihat baik namun busuk pada hakikatnya, kini putih tak tau hitam atau putih karena hitam sudah bagaikan pinang dibelah dua dengan putih.
Putih sejati tak pernah terbodohi oleh hitam yang manis namun pahit karena putih hanya menginginkan kehidupa abadi yang tenang, bukannya seperti putih yang cendrung menjadi abu karena telah tercampur hitam bahkan menjadi lupa bahwa dia hitam namun tetap merasa putih
Kehidupan dunia hanyalah permainan, ikutilah perintah Sang Pencipta untuk ketenangan hidup abadi meskipun bagaikan memegang bara api yang begitu panas

Minggu, 05 April 2015

Surga Adalah Neraka

Surga adalah neraka
Bagi iblis bermata satu
Tipudaya menyesatkan
Kebohongan yg tampak indah
Surga adalah neraka
Bagi iblis bermata satu
Merusak akal dan budi
Sesatkan jiwa tak beriman
Surga adalah neraka
Bagi iblis bermata satu
Jadikan birahi sebagai ritual suci
Bermandikan darah manusia baru
Surga adalah neraka !

Minggu, 29 Maret 2015

Kehidupan Minggu


Perut yg berdemonstrasi membawaku untuk segera beranjak dari tempat tidurku yg nyaman, ku ambil handuk lalu bergegas untuk mandi karena demontrasi di perutku sudah mulai ricuh. Setelah merasakan kesegaran air yg dingin untuk mandi dan sudah siap untuk mengontrol kericuhan yg terjadi dalam perutku, lalu mulai kulangkahkan kakiku menuju monju (Monumen Perjuangan Bandung). Dalam perjalanan ku terus berpikir apa yg harus aku masukan kedalam perutku untuk merdam kericuhan ini ? Setelah sampai ditempat tujuan yg tidak terlalu jauh dari kosan yg tepatnya keluar gang juga sudah sampai ku lihat sekeliling dan entah kenapa seperti ada suatu energi yg menariku ke tukang baso yg ada disitu. Karena tidak tahan dengan kericuhan yg sedang terjadi tanpa berpikir lebih panjang kulangkahan jaki menuju tukang baso tersebut. Ku pesan satu batalion mie baso untuk mengamankan kericuhan yg terjadi di perutku. Setelah kericuhan berubah menjadi kedamaian kulanjutkan langkah kakiku menuju pasar khusus hari minggu yg ada di daerah monju. Mataku mulai bermain kesana kemari melihat apa yg ada disekitar. Kerumunan manusia membuat hari minggu menjadi hari paling berwarna, dalam kerumunan manusia aku melihat berbagai rupa dan sifat manusia yg sudah sering aku lihat. Kulihat banyak kesenjangan disana, tiap orang berbangga diri atas apa yg dia pakai, dan tiap pasangan berbangga dengan pasangan yg dia bawa, teekadang disitu saya merasa sedih karena kehidupan ini bukan untuk itu. Mungkin inilah kehidupan minggu yg selalu ditunggu setiap manusia di negeri terindah ini.

Senin, 23 Maret 2015

Hujan

Hujan hanyalah air
Hujan adalah berkah Tuhan
Hujan terkadang membawa kenangan
Terkadang hujan pun menjadi hijab linangan air mata
Namun bila hujan telah marah, manusia menderita
Tetapi bukan hujanlah yang menciptakan penderitaan
Wahai hujan janganlah engkau marah, kami yang tidak berdosapun merasakan akibat kemarahmu
Maafkanlah kami hujan, maafkanlah kami Sang Pemberi hujan 
Jika ingin menghukum hukumlah mereka yang merusak alam, hukumlah penguasa yang berkhianat, janganlah pula engkau hukum kami juga

Minggu, 22 Maret 2015

Pagi Tak Berjiwa

Gelap malam telah berlalu
Kini hadir senyuman sang mentari
Senyuman yang memberikan pelukan hangat bagi seluruh mahluk 
Namun sayang seribu sayang pelukan itu tak terasa oleh raga hidup tak berjiwa
Haruskah aku seperti mereka ?
Hidup tapi tak berjiwa
Ataukah aku harus menjadi diriku sendiri yang selalu dianggap aneh oleh mereka ?


Entah

   Entah, hanya kata itu yang tersirat dalam pikiranku. Entah itu kenapa ? Namun yang jelas aku hanya ingin berbagi semua hal kepada kalian yang membaca tulisan-tulisanku yang tak berarti ini dan entah suatu saat nanti blog ini akan aku jadikan tempat berjualan, jika aku jadi pengusaha kalau tidak ya berarti tidak.
   Entah apa yang akan terjadi setelah ini ?